Permainan Kata dari Jepang, Shiritori

Sebelum sampai pada tahap gemar membaca, seorang anak tentu harus mengenal kata terlebih dahulu. Ada beragam cara untuk mengajarkan kata kepada anak, salah satunya melalui permainan. Nah, masyarakat Jepang memiliki permainan kata bernama Shiritori. Permainan ini sangat mudah dimainkan dan dapat pula digunakan dalam bahasa Indonesia. Yuk simak cara memainkannya!

Secara harfiah shiritori berarti “mengambil bagian belakang”. Ini adalah permainan kata bahasa Jepang yang pemainnya secara bergiliran mengucapkan kata benda yang dimulai dari suku kata terakhir dari kata yang diucapkan pemain sebelumnya.

Peraturan dasar dalam Shiritori:
  1. Pemain terdiri dari dua orang atau lebih
  2. Hanya kata benda yang boleh disebutkan
  3. Permainan dimulai oleh salah seorang peserta yang mengucapkan sebuah kata pilihannya (boleh dimulai dari kata apa saja).
  4. Pemain berikutnya menyebut kata benda yang dimulai dari suku kata terakhir dari kata yang diucapkan pemain sebelumnya.
  5. Tidak boleh menyebut nama orang.

Pemain kalah bila:

  • mengucapkan kata yang berakhir dengan “N”, sebab dalam bahasa Jepang, huruf “N” adalah huruf mati. Tidak ada kata yang diawali dengan konsonan “N”.
  • mengucapkan kata yang sama dengan kata yang sudah diucapkan sebelumnya.

Contoh: sakura (さくら)rajio (ラジオ)onigiri (おにぎり)risu (りす)sumou (すもう)udon (うどん)

Meski berasal dari Jepang, permainan ini dapat digunakan untuk mengajak anak belajar kosa kata dalam Bahasa Indonesia. Aturannya tentu perlu disesuaikan.

Berikut aturan Bermain Rantai Kata dalam Bahasa Indonesia:
  1. Pemain terdiri dari dua orang atau lebih
  2. Hanya kata benda yang boleh disebutkan
  3. Permainan dimulai oleh salah seorang peserta yang mengucapkan sebuah kata pilihannya (boleh dimulai dari kata apa saja).
  4. Pemain berikutnya menyebut kata benda yang dimulai dari suku kata terakhir dari kata yang diucapkan pemain sebelumnya.
  5. Tidak boleh menyebut nama orang.

Pemain kalah bila mengucapkan kata yang sudah diucapkan sebelumnya.

Contoh: BungaApelLantaiIkandst

Untuk menambah seru permainan atau untuk mengajak anak belajar kosa kata tertentu, anda dapat menambahkan aturan dalam permainan ini. Misalnya sebagai berikut:

  • Kata yang diucapkan dibatasi hanya pada topik tertentu, misalnya: nama bunga, nama binatang, nama stasiun kereta api, nama kota, atau nama negara.
  • Menggunakan waktu. Pemain kalah bila tidak dapat menemukan kata untuk diucapkan setelah waktu yang diberikan habis (misal, 3 detik).

Nah, Sahabat, selamat mencoba permainan kata ini di rumah! Jika dilaksanakan secara rutin, permainan kata ini akan dapat membantu memperkaya kemampuan bahasa anak balita. Permainan ini juga dapat digunakan untuk mengasah kemampuan bahasa anak-anak TK dan SD.

Jika sudah mahir dengan permainan ini, coba ajak ananda untuk maju ke tahap berikutnya dengan bermain asosiasi kata. Belajar pun menjadi lebih menyenangkan. Selamat mencoba!

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *