Perpustakaan Kota Depok: baru di Margonda!

Nurbaiti Hikaru
Penulis

Bagi anda warga Depok, khususnya para pecinta buku, ini adalah tempat yang perlu dikunjungi: Perpustakaan Kota Depok! Perpustakaan ini sudah buka sejak sebulan lalu, lho, setiap hari Senin sampai Minggu. Perpustakaan ini terletak dalam kompleks kantor Walikota Depok di Jalan Margonda Raya. Singkirkan dulu bayangan tentang perpustakaan yang suram. Sebab gedung tiga lantai ini tergolong bagus dengan arsitektur modern.

Mau cari tempat tenang untuk mengerjakan tugas? Atau butuh keheningan untuk menelurkan ide-ide baru? Kalau biasanya anda menghabiskan waktu di cafe sambil sibuk di depan laptop, menyeruput kopi sedikit demi sedikit demi wifi gratis (ehm, siapa ya?), kenapa tidak coba ke perpustakaan ini?

Ruangan di perpustakaan ini sangat kondusif untuk mengerjakan sesuatu yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Kalau anda haus, tinggal turun ke bawah, menyeberang ke arah lapangan. Di bawah pohon beringin yang teduh ada kran air siap minum. Lebih sehat kan?

 Aula di lantai satu bisa dipakai untuk acara diskusi atau seminar. Juga ada ruang lansia dan balita serta area bermain anak. Jadi tempat ini memang didesain untuk bisa dikunjungi seluruh anggota keluarga. Di beberapa rak kaca ada koleksi foto-foto lama tentang Depok dari arsip nasional serta -ini yang penting- tempat charger, komputer dan wifi gratis di ruang perpustakaan.

Perpustakaan Kota Depok juga memiliki belasan unit komputer. Saya belum dapat mencobanya karena unit komputernya saat ini belum siap digunakan. Dugaan saya mungkin unit-unit komputer ini sedang disiapkan untuk mengakses buku digital dan filter kontennya. Tapi kecepatan wifi-nya luar biasa; sudah saya buktikan sendiri. Saya bisa mengunduh film yang berdurasi satu jam lebih hanya dalam waktu beberapa menit saja!

Jika anda ingin mendaftar sebagai anggota, cukup mengisi formulir dan menyerahkan salinan KTP Depok atau kartu pelajar, maka anda sudah bisa menjadi anggota perpustakaan dengan masa berlaku 5 tahun. Pembuatan kartu ini gratis. Hanya butuh waktu lima menit untuk pengisian form, foto dan kartu pun langsung jadi. Maksimal kita boleh meminjam dua buku seminggu. Untuk selain warga Depok, maka anda hanya boleh membaca dalam ruangan dan menikmati fasilitas yang ada, namun tidak bisa meminjam buku ke rumah.

Satu hal yang cukup saya sayangkan adalah koleksi buku di sini masih sedikit untuk ukuran perpustakaan kota. Kebanyakan buku yang ada adalah jurnal ilmiah. Untuk fiksi baru terbatas bacaan anak-anak dan karya lama terbitan Balai Pustaka yang biasa ada di perpustakaan sekolah. Saya yang kadang menulis fiksi jadi merasa kurang referensi bacaan sehingga tidak meminjam buku apa pun. Semoga ke depan, koleksi buku perpustakaan ini bertambah banyak!

 

Artikel ini telah dipublikasikan di blog penulis. Ditayangkan ulang untuk Sahabat Membaca seijin penulis.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *