Hambatan Membaca pada Anak (1)

Membaca seharusnya menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak. Ada banyak metode belajar membaca dan kiat membaca yang telah disampaikan para ahli pendidikan dan psikolog untuk membantu anak tetap nyaman dan gembira saat belajar membaca. Namun, kadang ada hambatan membaca yang dihadapi anak. Untuk itu, mari kita kenali hambatan yang umum dialami anak dan bagaimana mengatasinya!

Pertama, hambatan fonemik. Hambatan fonemik terjadi saat anak bingung atau belum dapat menghubungkan huruf dan kata. Anak yang sudah memahami fonem tahu bahwa kata “bola” terdiri dari bunyi /b-o-l-a/ dan bunyinya mirip namun tidak sama dengan kata “pola” yang terdiri dari bunyi /p-o-l-a/. Bagi anak yang masih memiliki hambatan fonemik, ia tidak dapat menemukan kata berima, membedakan suara atau memecah dan menggabungkan suku-suku kata.

Cara mengatasinya:

  • Ajak ananda banyak bermain kata, misalnya dengan permainan Sobyung.
  • Ajak ananda bernyanyi dan memperhatikan bunyi dan rima.
  • Saat membacakan buku untuk ananda, tunjuk kata sederhana dan ucapkan kata tersebut dengan lambat. Ajak ananda menirukan suara anda.

Kedua, hambatan pengucapan. Bisa jadi, anak yang baru mulai belajar membaca membutuhkan waktu lama untuk mengucapkan kata “apel”. Kadang pengucapannya kurang pas. Buah apel diucapkan menjadi /apél/ seperti pada apel bendera. Ini hal yang wajar. Semakin banyak berlatih membaca, semakin mudah anak menguasai cara ucap yang benar.

Cara mengatasinya:

  • Ajak ananda untuk membaca pelan. Jika perlu, ajak ananda menunjuk kata yang ia baca.
  • Pilih buku kesayangan ananda dan bacakan buku tersebut dengan suara keras. Ajari ia cara ucap yang benar. Agar ananda tertarik, gunakan jenis-jenis suara yang lucu.

Kedua hambatan membaca di atas sering terjadi pada anak-anak yang baru mulai belajar membaca. Sangat wajar jika ada anak yang memerlukan dukungan dan bantuan ketika belajar membaca. Bahkan orang dewasa pun akan mengalami hambatan ini ketika memulai belajar bahasa asing, seperti bahasa Inggris, Arab, Jepang dan sebagainya. Yang dibutuhkan ananda hanyalah dukungan dari orang tua dan guru serta kesempatan untuk berlatih membaca dengan menyenangkan.

Selain dua hambatan di atas, ada beberapa hambatan lain yang mungkin dihadapi oleh anak. Hambatan-hambatan ini muncul karena anak belum mengerti arti kata. Cara mengatasinya pun sangat mudah, bisa Sahabat ikuti di artikel lanjutan tentang hambatan membaca pada anak ini.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *