Kapan Kenalkan Buku pada Anak?

Iqbal ingin mulai membelikan buku untuk putra semata wayangnya. Namun kata beberapa teman, Iqbal terlalu terburu-buru kenalkan buku pada anaknya. Putra Iqbal kan masih bayi, baru berusia beberapa bulan! Untuk apa membelikan buku? Toh ia masih terlalu kecil untuk membaca! Demikian pendapat mereka.

Mendengar itu, Iqbal pun menjadi ragu. Ia kemudian melakukan pencarian di beberapa jurnal ilmiah dan menemukan hasil penelitian yang mengejutkan. Menurut Karras dan Braungart-Rieker dari Department of Psychology, University of Notre Dame, Amerika Serikat, orang tua sebaiknya mengenalkan buku sejak bayi berusia delapan bulan!

Penelitian Karras dan Braungart-Rieker (2005) menyampaikan bahwa ketika orang tua membacakan buku pada bayinya, bayi akan mendapatkan rangsangan bahasa. Ini akan membantu bayi mengembangkan kemampuan berbahasanya. Pertama, bayi mendapatkan kosa kata baru melalui buku. Ini terjadi ketika orang tua mengucapkan kata sambil menunjuk pada gambar yang ada di buku. Kedua, bayi juga akan mendapatkan informasi tentang sesuatu yang tidak ada di lingkungannya. Semisal, bayi yang tinggal di kota mengenal suasana pedesaan dan hewan-hewan melalui buku.

Akibat rangsangan itu, bayi yang mengenal buku sejak usia delapan bulan akan memiliki kemampuan bahasa lebih baik di usia satu tahun dibandingkan bayi yang tidak mengenal buku. Keunggulan kemampuan bahasa ini terus dan akan menjadi modal yang berharga untuk anak-anak dan akan membantu perkembangan kecerdasan mereka. Penelitian ini juga menyampaikan bahwa bayi perempuan akan mendapatkan manfaat lebih besar daripada bayi laki-laki jika orang tuanya rutin membacakan buku.

Untuk itu, Sahabat, mari segera kenalkan ananda pada buku. Bacakan buku pada ananda sejak ia masih bayi dan bantu ananda mengembangkan kemampuan bahasanya! Jika anda orang tua yang ingin ananda tumbuh cerdas dan memiliki kemampuan bahasa yang baik, jangan tunda mengenalkan buku dan membacakan cerita untuknya. Ingat pula bahwa mengenalkan buku sejak dini lebih baik daripada mengajarkan huruf dan membaca sejak dini.

Jadi tunggu apa lagi? Kenalkan buku pada ananda sekarang juga! Tidak perlu waktu lama, cukup sepuluh menit dalam sehari dan saksikan ananda tumbuh bersama buku!

 

Karras dan Braungart-Rieker (2005), “Effects of shared parent–infant book reading on early language acquisition”, Journal of Applied Developmental Psychology, March-April 2005, 26(2): 133-148.

Share

2 thoughts on “Kapan Kenalkan Buku pada Anak?

  • December 19, 2015 at 8:35 am
    Permalink

    tidak ada salahnya mencoba, cuma dulunya saya pikir 8 bulan itu terlalu dini… akhirnya pengetahuan saya dikalahkan oleh penelitian 🙂 sungguh informasi yang sangat membantu saya 🙂

    Reply
    • December 19, 2015 at 10:45 am
      Permalink

      Pengenalannya lebih ke menghibur anak dan menjadikannya akrab dengan buku, Kak. Bukan langsung diajari membaca. Selamat berpetualang bersama ananda di dunia aksara ^_^

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *