Saat Membaca, Berikan Jeda!

Sahabat tentu sudah mengetahui betapa pentingnya membacakan cerita untuk ananda. Namun, mungkin Sahabat masih ingin tahu, bagaimana teknik yang pas agar ananda mendapatkan hasil yang terbaik saat membaca?

Nah, mari kita simak penelitian Reese dan Cox (1999). Menurut Reese dan Cox, anak akan mendapatkan manfaat besar jika orang tua memberi jeda saat membacakan cerita pada anak. Ini berarti, di akhir paragraf atau di akhir halaman, anda perlu berhenti sejenak. Memberi jeda sangat penting untuk membantu anak mengelola informasi yang ia dapatkan dari bacaan. Pada jeda ini, anak akan mengendapkan, mencerna dan menyimpan informasi. Pertanyaan-pertanyaan kecil yang anda lontarkan akan membantunya melakukan itu semua.

Saat berhenti ini, anda dapat membantu ananda mencerna informasi dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan kecil. Anda dapat menggunakan jeda ini untuk menjelaskan arti kata-kata yang belum dipahami kepada sang anak. Misal, saat membaca “Kancil mengabaikan ucapan Burung Hantu”, berhenti sejenak dan tanyakan apakah ananda sudah paham arti “mengabaikan”. Jika belum, jelaskan secara singkat dan beri contoh dari pengalamannya (mungkin siang tadi ananda mengabaikan permintaan untuk membereskan mainan?).

Bertanya tentang arti kata-kata dan menjelaskan arti kata-kata ini mungkin sepele bagi orang dewasa. Namun, ini penting karena acap kali anak-anak sebenarnya tidak paham apa arti kata-kata dalam cerita dan hanya melihat gambar saja. Memang tidak ada salahnya anak-anak melihat gambar dalam buku cerita. Namun jika orang tua menjelaskan arti kata-kata dalam kisah tersebut, mereka akan lebih mudah menangkap cerita dan mengaitkan kata dengan gambar. Ini pada akhirnya akan membantu anak untuk belajar mengaitkan cerita dengan gambar dan huruf. Pada akhirnya, ini akan membantu anak membaca.

Jadi Sahabat, bacakan buku dengan perlahan pada ananda. Nikmati proses membacakan buku itu. Selingi pula dengan jeda saat membaca dan gunakan jeda ini untuk mengetahui sejauh mana pemahaman anak terhadap bacaan.

 

Disarikan dari: Reese dan Cox (1999), “Quality of adult book reading affects children’s emergent literacy.” Developmental Psychology, 35.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *