3 Kiat Anak Cinta Baca

Reading is Fundamental (RIF), sebuah International NGO yang bertujuan memberantas buta aksara dan membangun budaya baca di Amerika berbagi kiat-kiat mengajak anak cinta baca. Beberapa dapat Ayah-Bunda praktekkan di rumah bersama ananda.

1. Ajak Kakak untuk membaca cerita bagi adiknya.

Anak yang lebih besar senang unjuk kebolehan di hadapan sang adik. Adiknya pun senang karena mendapat cerita dari Kakak. Ayah-Bunda pun senang karena ada waktu istirahat sebentar. Biarkan Kakak membacakan cerita untuk adiknya, dan keduanya akan saling menyayangi dan akur.

Untuk menumbuhkan kepercayaan diri ananda, saat ia mengawali membaca buku (baik untuk dirinya sendiri atau untuk adiknya), biarkan ia membaca sesuai gaya yang ia suka. Jangan terlalu banyak dibetulkan saat bacaannya ada yang salah. Ketika ia sudah bersemangat dan merasa bisa, sedikit demi sedikit benahi bacaannya. Anak yang cinta baca dengan sendirinya akan termotivasi untuk terus membaca dan memperbaiki bacaannya.

2. Ajak anak-anak bermain huruf atau permainan yang menggunakan bacaan.

Bisa jadi ananda malas membaca karena merasa bosan membaca di buku. Untuk itu, ajak ananda membaca dengan perantara lain. Permainan seperti Sobyung dan Cocok Huruf pas untuk anak usia 3-7 tahun yang sedang belajar membaca. Untuk anak di atas 7 tahun yang sudah mulai lancar membaca, coba ajak ananda bermain Scrabble atau Kuartet.

Permainan-permainan ini tidak mahal, bahkan dapat dibuat sendiri dengan bahan-bahan di sekitar kita. Sahabat dapat mengajak ananda untuk ikut membuatnya sendiri. Bisa juga Sahabat ajak bermain yang lain. Yang terpenting, kenalkan pada ananda bahwa huruf dan membaca merupakan bagian tak terpisahkan dan menyenangkan dalam kehidupan kita, bukan hanya bagian dari pelajaran sekolah saja.

3. Berikan buku sebagai hadiah bagi anak-anak.

Selain sebagai hadiah kejutan, bagus jika anak-anak diajak ke toko buku sehingga mereka dapat memilih sendiri buku-buku yang mereka sukai. Anak-anak akan merasa senang dan dihargai saat diperbolehkan memilih sendiri buku-buku yang mereka inginkan.

Rasa kepemilikan pada buku ini akan membuat anak lebih dekat dengan bukunya. Mengingatkan anak untuk membaca pun akan menjadi mudah, misal dengan mengatakan, “Kakak, buku milik Kakak dibaca yuk, kan kemarin sudah memilih sendiri di toko buku.”

Nah, bagaimana Sahabat? Mudah bukan mengajak anak cinta baca? Selamat mencoba di rumah!

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *