Kenapa Harus Membacakan Cerita?

Sahabat, pernah membacakan cerita untuk ananda?

Ananda sangat senang apabila dibacakan cerita oleh Ayah dan Bundanya. Meskipun hanya sebentar, 10 menit membacakan cerita ternyata sangat berarti untuk anak anda!

Sahabat bisa melakukan ini sebelum ananda berangkat tidur di malam hari. Sahabat bisa membacakan aneka buku, asalkan cocok dengan usia ananda dan bermanfaat untuk tumbuh kembang anak. Misalkan saja cerita mengenai anak baik, tentang kebaikan yang selalu menang atas keburukan, dan hikmah kehidupan sehari-hari.

Menurut the American Academy for Pediatrics, membacakan cerita pada anak secara rutin akan membawa dampak positif, lho. Sahabat harus tahu agar semakin semangat saat membacakan cerita untuk ananda. Nah, dampak positif tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

1. Mendekatkan hubungan orang tua dan anak.
Saat bercerita adalah saat yang akrab dan penuh kehangatan. Anak akan sangat menghargai perhatian dari orang tua yang ditunjukkan dengan membacakan kisah menarik pada mereka. Membaca bersama akan semakin hangat jika Sahabat menyertainya dengan pelukan, canda dan kecupan sayang pada ananda.

2. Mengembangkan daya pikir dan imajinasi anak.
Kisah-kisah juga akan menumbuh-kembangkan kreativitas ananda. Kisah tentang naga bukan berarti mengajarkan naga itu ada, namun dapat menjadi sebuah pelajaran bahwa musuh yang mengerikan seperti naga pun dapat dikalahkan oleh keberanian dan kesabaran.

3. Mengantarkan anak cinta membaca.
Tidak ada sarana mengenalkan membaca selain dengan menumbuhkan kiasaan membacakan cerita sejak anak masih kecil. Saat mereka sudah terbiasa berinteraksi dengan buku sejak dini, maka anak-anak akan tumuh mencintai buku dan membaca.

4. Mengajarkan anak nilai-nilai kebajikan.
Anak-anak adalah pembelajar dan peniru yang baik. Ketika Sahabat membacakan buku cerita tentang kepahlawanan, kegigihan dan kesabaran, maka ananda akan mencoba untuk menirunya. Maka, pilihkan buku yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan tersebut, hindari buku yng mengajarkan kata-kata atau sikap yang kasar.

Jadi, dengan membacakan cerita pada ananda, sahabat tak perlu lagi memberikan nasihat yang panjang dan lebar, karena biasanya anak akan cepat bosan jika mendengar nasehat. Mereka pun mungkin enggan melaksanakan. Justru, penanaman nilai-nilai kebaikan melalui cerita akan membuat ananda berpikir dengan sendirinya dan menggali kreativitasnya.

Jadi, sahabat, mari mulai membacakan cerita untuk ananda!

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *